Apakah Benar Kalaw Mengonsumsi Daging Kambing Picu Hipertensi? Ini Faktanya!

Apakah Benar Kalaw Mengonsumsi Daging Kambing Picu Hipertensi? Ini Faktanya!

Beritarahasia.com¬†–¬†Apakah Benar Kalaw Mengonsumsi Daging Kambing Picu Hipertensi? Ini Faktanya! Sumber dari protein yang mungkina bisa kalian dapatkan dari berbagai daging. Selain hanya bisa mengandung protein, daging tersebut juga akan memiliki pada kandungan zat besi yang sangat penting untuk pembentukan hemoglobin pada sel darah merah tersebut.

Apakah Benar Kalaw Mengonsumsi Daging Kambing Picu Hipertensi? Ini Faktanya!

Di negara kita, Mungkin masih ada beberapa menu olahan daging baik yang berasal dari daging sapi maupun daging kambing dengan rasa yang sangat lezat. Tetapi, Dari menu makanan yang berbahan daging kambing kerap kali dihindari oleh beberapa orang karena sudah dianggap dapat meningkatkan pada tekanan darah. Dan apakah benar makan daging kambing juga akan memicu hipertensi? Berikut penjelasannya yang ada di bawah ini!

Apakah Benar Kalaw daging kambing Dapat Menyebabkan Hipertensi?

Olahan berbahan daging kambing sering kali dihindari sebagian orang dengan alasan dapat memicu hipertensi. Adanya anggapan ini membuat sebagian orang enggan mengonsumsi daging kambing. Padahal, kabar tersebut tidak benar.

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menerangkan bahwa anggapan daging kambing memicu hipertensi tidak didukung bukti ilmiah. Ini juga dibantah oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia lewat laman resminya.

Dijelaskan bahwa makan daging kambing tidak menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebab, kandungan lemak jenuh dalam daging kambing jauh lebih rendah. Daging kambing justru mengandung lemak tak jenuh yang bermanfaat untuk tubuh.

Dengan daging Kambing Justru Akan Lebih Sehat Dibanding Daging Merah

Dilansir WebMD, daging kambing justru memiliki kandungan lemak yang lebih rendah jika dibandingkan dengan daging merah lainnya. Hal yang sama juga dijelaskan oleh Healthline, bahwa daging kambing termasuk salah satu daging yang paling dibanding daging merah lainnya. Ini karena daging kambing memiliki lemak jenuh dan kolesterol yang rendah.

Kandungan kalori pada daging kambing juga lebih rendah daripada daging merah lainnya. Daging kambing juga mengandung zat besi yang lebih tinggi daripada daging merah dan daging putih lainnya.

Dari Kandungan Dengan Nutrisi Daging Kambing

Daging kambing mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, di antaranya protein, zat besi, vitamin, dan mineral. Dijelaskan United States Department of Agriculture, seporsi 100 gram daging kambing panggang mengandung:

  • Kalori: 143 kcal
  • Protein: 27,1 gram
  • Lemak total: 3,03 gram
  • Lemak jenuh: 0,93 gram
  • Kolesterol: 75 miligram (mg)
  • Kalsium: 17 mg
  • Zat besi: 3,73 mg
  • Fosfor: 201 mg
  • Potasium atau kalium: 405 mg
  • Natrium: 86 mg
  • Vitamin B12: 1,1 mikrogram (mcg)

Anjuran Dalam Konsumsi Garam Di Indonesia

Dalam beberapa anjuran konsumsi pada garam di Indonesia telah diatur oleh Kemenkes, yaitu 2.000 mg natrium per orang atau per hari. Jumlah dalam tersebut dalam setara dengan 1 sendok teh garam per orang per hari atau 5 gram garam per orang per hari.

Oleh karen itu, Direktorat P2PTM Kemenkes RI untuk menyarankan untuk mengurangi beberapa konsumsi dan makanan dengan kadar garam tinggi. Tidak hanya itu, Dan disarankan supaya tidak menambah garam atau kecap pada makanan yang akan disajikan.

Nah, Demikianlah beberapa gejala pada Hipertensi yang seperti contoh yang ada di atas ketika mengonsumsi Daging Kambing. Semoga bermanfaat, Sekian dari mimi (Terima kasih)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan