5 Faktor Baterai HP Cepat Habis dan 23 Cara Agar Baterai HP Awet

5 Faktor Baterai HP Cepat Habis dan 23 Cara Agar Baterai HP Awet

Beritarahasia.com – hai bro apa kabar nih kalian gadget teori yang sudah lama ga update nih mimin mau update prihal batre handphone yang amat sangat penting buat kalian kan, karna batrai handphone adalah momok buat kalian, dan bagian nyusahin yang paling nyebelin kan bro, apa lagi kalau hp kita punya batre yang cepet banget abis atau biasa kita sebut bocor broo..

nih mimin kasih tips dan trik yang paling bagus biar batre kalian irit dan bagus buat hp kalian biar bisa tahan lama bos ku..

Penyebab Baterai HP Cepat Habis

Pastinya Anda akan merasa jengkel saat Anda mempunyai smartphone berkapasitas baterai besar, tetapi ternyata boros dan cepat habis.

Nah, berikut penyebab baterai cepat habis padahal tidak digunakan yang Anda harus tahu:

  1. Sinyal Buruk

Penyebab baterai cepat habis pertama yaitu karena sinyal buruk. Kondisi ini membuat smartphone Anda terus bekerja keras mencari pemancar sinyal terdekat. Bila memang Anda berada di daerah yang susah sinyal, sebaiknya Anda mematikan mobile data.

  1. Akses GPS di Aplikasi

Ada beberapa aplikasi yang meminta izin pengguna smartphone untuk mengaktifkan lokasi saat mulai menggunakannya. Misalnya seperti Google Map hingga aplikasi gojek online. Ini membuat baterai smartphone Anda bekerja keras untuk memancarkan sinyal lokasi Anda berada.

  1. Fitur Sinkronisasi Menyala

Fitur ini sebenarnya boros baterai dan kuota. Walaupun sebenarnya fitur ini penting karena data Anda akan otomatis terbackup dengan menguploadnya ke Google Drive.

  1. Banyak Notifikasi

Banyak yang tidak sadar bahwa sebenarnya banyaknya notifikasi yang menumpuk dalam smartphone bisa menjadi alasan kenapa baterai Handphone Anda cepat habis.

  1. Baterai Rusak

Alasan terakhir tentunya dikarenakan kondisi baterai itu sendiri yang telah mengalami kerusakan. Baterai smartphone modern sekarang banyak yang memakai baterai tanam.

Cara Menggunakan Baterai HP Awet Tanpa Aplikasi

Nah, jika tadi Anda sudah mengetahui penyebab kenapa baterai smartphone Anda cepat habis walaupun jarang digunakan, sekarang saatnya untuk mencari tau cara agar baterai smartphone Anda bisa awet dan tahan lama.

  1. Matikan Fitur Smart Stay

Cara agar baterai smartphone Anda awet yang pertama yaitu dengan mematikan fitur Smart Stay yang ada di kebanyakan smartphone Samsung atau smartphone lainnya.

Fitur ini membuat smartphone tetap menyala selama Anda menatap layarnya dan fitur ini berimbas besar kepada baterai smartphone Anda. Jika layar smartphone terus menerus menyala, tentunya akan menguras baterai sedikit demi sedikit.

  1. Power Saving Mode

Jika Anda masih menggunakan sistem operasi Android Lollipop, Anda bisa menghemat daya tahan baterai Android dengan masuk ke fitur Power Saving Mode.

Mode ini membuat semua fungsi smartphone yang mengkonsumsi baterai dibatasi, mulai dari kecerahan layar, WiFi, koneksi mobile, sampai GPS.

  1. Nonaktifkan Aplikasi Bawaan

Hampir semua perusahaan smartphone menyelipkan bloatware atau aplikasi bawaan. Sebenarnya, hal ini bisa merugikan konsumen karena mendapatkan aplikasi paksaan pada smartphone dan banyak orang tidak tahu cara menghapusnya.

Nah, cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan disable bloatware yaitu dengan masuk ke menu “Settings”, lalu pilih “Apps”, dan pilih “Disable”.

  1. Tidak Sembarangan Instal Aplikasi

Saat ingin menginstal aplikasi terbaru, pastikan Anda tetap berhati hati. Memang, ada segudang aplikasi menarik di PlayStore atau AppStore, tetapi jangan sampai menginstal banyak aplikasi tanpa keperluan.

Banyak aplikasi yang membuat baterai smartphone menjadi mudah drop karena melakukan ping lokasi Android terus menerus. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan yaitu dengan melakukan penghapusan aplikasi pada aplikasi yang banyak memakan RAM dan daya.

  1. Membatasi Penggunaan Aplikasi

Jika smartphone Anda mempunyai banyak aplikasi yang aktif secara bersamaan, itu akan menjadi salah satu penyebab baterai smartphone Anda cepat boros.

Anda bisa memperhatikan aplikasi apa saja yang sedang berjalan pada background. Cara mengecek penggunaan baterai Anda dengan masuk ke menu “Settings”, lalu pilih “Battery”, dan pilih “Battery Usage”.

  1. Menghindari Auto Brightness

Fitur Auto Brightness sebenarnya banyak menguras baterai smartphone, walaupun memudahkan Anda untuk melihat layar secara nyaman di berbagai kondisi cahaya.

Tampilan layar yang terlalu terang memang menjadi salah satu penyebab baterai smartphone cepat habis yang secara tidak disadari karena semakin terang layar, maka akan semakin besar daya baterai yang digunakan.

  1. Mematikan Fitur Motions dan Gestures

Fitur Motions dan Gestures memang memudahkan Anda untuk melakukan perintah hanya dengan gerakan khusus pada layar. Misalnya seperti saat Anda mengambil tangkapan layar atau screenshot di smartphone Android atau mengabaikan panggilan telepon.

Nah, mungkin sebaiknya Anda harus mematikan fitur ini agar menghemat baterai smartphone.

  1. Jangan Menggunakan Live Wallpaper

Jika Anda masih menggunakan live wallpaper, mungkin sebaiknya Anda harus hindari dari sekarang. Walaupun live wallpaper membuat tampilan smartphone menjadi lebih menarik, tetapi akan berimbas pada daya tahan baterai.

  1. Menggunakan Background Gelap

Banyak orang menyukai background gelap karena tidak membuat mata mudah lelah dan silau. Ternyata, latar berwarna hitam berguna untuk smartphone dengan panel AMOLED.

Pasalnya, layar AMOLED amat lemah terhadap warna cerah seperti putih dan baterai bisa jadi terkena dampaknya.

  1. Menggunakan Dark Mode

Hampir semua tampilan smartphone zaman sekarang sudah dilengkapi dengan tampilan grayscale atau dark mode. Selain berguna untuk mengurangi kecerahan saat membaca di smartphone, fitur ini juga mampu menghemat daya tahan baterai.

Fitur dark mode akan membuat tampilan layar Android menjadi lebih gelap dan tentunya akan mengurangi konsumsi baterai.

  1. Menggunakan Aplikasi Versi Lite

Saat ini, sudah banyak aplikasi berukuran besar yang juga memiliki versi lite. Misalnya seperti Facebook yang memiliki aplikasi versi lite sebagai aplikasi alternatif. Versi ini memiliki ukuran aplikasi lebih ringan dan tentunya akan menghemat daya baterai smartphone.

Aplikasi versi lite memang ditujukan untuk penggunaan smartphone jadul atau smartphone dengan spesifikasi terbatas. Walaupun jika smartphone Anda sudah canggih, tidak ada salahnya untuk menggunakan aplikasi versi lite ini.

  1. Mematikan Internet dan Set Airplane Mode

Jika Anda sedang sibuk dan tidak menggunakan internet, Anda bisa mempertimbangkan untuk mematikan koneksi internet dan WiFi untuk menghemat penggunaan baterai.

Saat ini, smartphone sudah banyak yang dilengkapi fitur airplane mode dan Anda bisa menggunakannya jika sedang tidak ingin diganggu atau tidur.

  1. Melakukan Tweak WiFi

Biasanya, smartphone keluaran terbaru sudah punya pengaturan untuk mengaktifkan mencari jaringan WiFi. Jadi, bila ada jaringan WiFI, smartphone akan langsung melacak atau terhubung. Anda bisa mengatur agar WiFi melakukan scanning saat hanya diaktifkan saja, agar baterai menjadi lebih awet.

Caranya Anda cukup masuk ke menu “Settings”, lalu pilih “WiFi”, pilih “More”, pilih “Always Allow Scanning”, terakhir pilih “Scan Only While WiFi is On”.

  1. Menggunakan Charger Asli

Menggunakan charger original sangat berpengaruh besar pada umur baterai. Hindari menggunakan charger smartphone lain karena memiliki spesifikasi yang berbeda. Agar baterai tidak bocor, Anda bisa menggunakan dengan cara menggunakan charger fast charging agar proses pengisian daya baterai lebih cepat.

  1. Hindari Wakelocks

Cara agar baterai smartphone Anda awet berikutnya yaitu dengan mengupayakan smartphone mencapai mode deep sleep. Mode ini merupakan kondisi ketika smartphone menghentikan seluruh aktivitas sehingga baterai menjadi lebih hemat.

kebalikan dari mode deep sleep yaitu wakelocks, yaitu saat smartphone dipaksa aktif oleh suatu aplikasi.

  1. Mengatur Waktu Tidur HP

Smartphone Android sebenarnya punya pengaturan waktu tidur. Pengaturan ini membuat saat ponsel selesai digunakan, dalam waktu tertentu layar akan otomatis mati. Idealnya, waktu untuk mengatur waktu tidur smartphone sekitar 2 menit.

  1. Mematikan Getaran dan Suara Papan Tombol

Mungkin banyak yang belum tahu jika fitur getaran pada smartphone membuat motor elektrik untuk menggetarkan smartphone membutuhkan daya yang cukup besar. Terkadang fitur getar pada ponsel diperlukan dan Anda bisa melakukannya saat momen-momen tertentu saja.

Sebaiknya Anda mengaktifkan mode silent atau mode sunyi saja dan mematikan suara pada papan tombol. Biasanya, suara papan tombol secara default menyala pada papan ketik dial dan pada keyboard.

  1. Clear Cache

Mungkin banyak dari Anda tidak mengetahui bahwa Google Play turut berperan dalam menghabiskan daya baterai. Nah, maka dari itu Anda bisa mengurangi tingkat pemakaian Google Play dengan masuk ke menu “Settings”, lalu “Applications”, “All”, pilih “Google Play Service”, terakhir pilih “Clear Cache”

  1. Mematikan Location Service

Bagi Anda pengguna iPhone, Anda pasti tahu bahwa iPhone mempunyai servis lokasi yang menyala pada setting default. Nah, Anda bisa mengubahnya dengan cara masuk ke “Settings”, pilih “Privacy”, dan pilih “Location Service”.

Lalu Anda akan menemukan banyak aplikasi, pilih “While using” pada setiap aplikasi untuk menghemat baterai. Pilih “Always” untuk aplikasi yang Anda anggap harus selalu terkoneksi dengan internet.

  1. Mematikan Data Push

Bagi para pengguna iPhone, Anda mungkin bisa mematikan data push yang menyala secara default agar membuat baterai menjadi awet.. Pengaturan ini mengunduh semua email dan data apapun ke dalam akun email Anda dan tentunya akan menguras baterai.

Anda bisa memainkanya dengan cara masuk ke menu “Settings”, “Mail”, “Accounts”, lalu pilih “Fetch New Data”, dan pilih “Push”. Lalu ketuk tuas di samping Push untuk mematikannya. Tetapi perlu dipahami, bahwa jika Anda mematikannya berarti segala data yang masuk ke dalam email Anda akan berhenti.

  1. Jangan Mengisi Daya Baterai Sampai Penuh

Mungkin bagi sebagian besar pengguna smartphone pasti akan mengisi daya baterai hingga 100 persen. Namun, untuk baterai lithium-ion modern yang tertanam di berbagai smartphone sekarang, membuatnya hanya mitos untuk menjadikan baterai awet.

Pengisian baterai secara parsial memiliki manfaat positif untuk memperpanjang usia sel baterai. Ada alasan ilmiah di balik cara ini. Ketika baterai semakin kosong, baterai Li-ion menarik arus secara konstan dan beroperasi pada tegangan lebih rendah.

Tegangan tersebut perlahan-lahan akan meningkat seiring pengisian daya yang sedang berlangsung, lalu menaikkan daya pada level 70 persen hingga kapasitas penuh. Yang terpenting, pengisian baterai pada tegangan rendah akan lebih baik untuk usia baterai.

Sebab, jika siklus tegangan semakin meningkat, maka penurunan kapasitas yang besar akan terjadi pula. Hal itu dikarenakan setiap penurunan 0,1 volt pada tegangan sel akan menggandakan siklus hidup daya baterai.

Maka dari itu, sebaiknya pengisian daya baterai dimulai dari kisaran 30 persen hingga 80 persen agar voltase atau tegangan tetap rendah dan lebih awet di baterai. Serta lakukan pengisian baterai secara reguler secara parsial, atau tidak menunggu 100 persen.

  1. Jangan Charge HP Saat Digunakan

Baterai yang terkuras secara drastis saat dicas disebut pula sebagai “Parastic load”. Kejadian ini biasa terjadi saat bersamaan ponsel sedang diisi dan digunakan untuk mengoperasikan aplikasi yang boros seperti bermain game.

Parastic load buruk bagi baterai karena dapat mendistorsi siklus charging atau pemutaran arus saat isi ulang. Apalagi jika parastic load terjadi saat baterai sudah terisi penuh. Maka akan menyebabkan tegangan-tegangan yang lebih tinggi dan menyebabkan baterai menjadi panas.

Untuk menghindarinya, satu-satunya cara yang masuk akal yaitu dengan menonaktifkan smartphone agar tidak ada aktivitas ponsel selain pengisian daya. Jika ada kebutuhan darurat, gunakan seperlunya agar beban kerja ponsel menjadi lebih ringan.

  1. Jangan Instal Aplikasi Penghemat Baterai

Cara agar menghemat baterai smartphone terakhir yaitu dengan jangan pernah menggunakan aplikasi penghemat baterai karena akan memperberat kerja kinerja smartphone.

Pasalnya, aplikasi tersebut hanya akan menambah aktivitas di layar belakang serta memori, Berbanding terbalik dengan tujuannya yaitu menghemat baterai dengan mengurangi aplikasi yang sedang berjalan.

Menambah aplikasi sebenarnya secara tidak langsung akan memperberat kinerja smartphone itu sendiri dan berpengaruh pada konsumsi baterai.

sekarang tips dan trik nya itu dulu ya bro, simple gampang tapi penting banget tipsnya kan broo..
kalian lanjut ya jangan lupa baca tips dan trik yang lain ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan